Rabiul Awal 1448 H
Sebentar lagi kita akan memasuki bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Kelahiran Nabi Muhammad SAW berada di bulan Rabiul Awal. Adapun tahunnya adalah tahun Gajah. Secara bahasa Rabiul Awal berasal dari kata rabi' yang artinya musim semi dan awal yang artinya pertama. Jadi Rabiul Awal adalah musim semi yang pertama.
Penamaan bulan ini menunjukkan bahwa negara tersebut berada di sub tropis dan mempunyai 4 musim yaitu musim semi, musim panas, musim gugur dan musim dingin. Memang penamaan bulan hijriyah berasal dari negara Arab Saudi yang berada di sub tropis dan mempunyai 4 iklim. Kalau di negara Indonesia yang berada di khatulistiwa tidak mengenal musim semi dan musim gugur, yang dikenal adalah musim penghujan dan musim kemarau.
Kapan bulan Rabiul Awal 1448 H dimulai?
Secara hisab awal Rabiul Awal 1448 H bertepatan dengan tanggal 14 Agustus 2026 dengan data sebagai berikut:
1. Ijtimak akhir Shofar 1448 H terjadi pada tanggal 29 Shofar 1448 H atau bertepatan dengan tanggal 13 Agustus 2026 pukul 00:36:34 WIB.
2. Matahari terbenam pukul 17:37:06 WIB
3. Bulan terbenam pukul 18:10:50 WIB.
4. Tinggi hilal hakiki 080 26’09.76”
5. Tinggi hilal mar'i : 070 26’09.76”
6. Lama hilal di atas ufuk : 0 jam 33 menit 45 detik
7. Sudut Elongasi: 090 28’33.5”
8. Azimut Matahari ketika terbenam: 14o 35’ 29.8” B-U atau 284o 35’ 29.8” UTSB
9. Azimut Bulan ketika terbenam 27o 01’ 20.82” B-U atau 282o 36’ 21.4” UTSB
10. Selisih Azimut Matahari dan Bulan : 01o 59’ 08.4”
11. Posisi Hilal : Di belahan bumi utara di selatan matahari.
12. Posisi hilal : Miring ke Selatan
Berdasarkan data hisab diatas maka dapat disimpulkan sebagai berikut:
Tinggi hilal sudah memenuhi kriteria MABIMS. Kriteria MABIMS untuk ketinggian hilal minimal 3 derajat
Sudut elongasi bulan (jarak antara matahari dan bulan) sudah memenuhi kriteria MABIMS. Kriteria MABIMS untuk sudut elongasi bulan minimal 6.4 derajat.
Berdasarkan data hisab tersebut maka awal Rabiul Awal 1448 H bertepatan dengan tanggal 14 Agustus 2026 M.
Adapun ketinggian hilal seluruh Indonesia sebagai satu matla' -satu kesatuan negara- bervariasi berkisar antara 6 derajat - 9 derajat. Secara teori visiblitas hilal, hilal awal Rabiul Awal 1448 H sudah bisa diamati baik dengan alat optik maupun mata telanjang. Bagi penganut hisab maka awal Rabiul Awal 1448 H bertepatan dengan tanggal 14 Agustus 2026 M. Bagi pengamal rukyatul hilal, awal Rabiul Awal 1448 H menunggu hasil observasi atau pengamatan hilal tanggal 13 Agustus 2026 M. Jika dalam pengamatan tersebut hilal terlihat maka awal Rabiul Awal 1448 H bersamaan dengan penganut hisab. Sebaliknya jika dalam pengamatan tanggal 13 Agustus 2026 M hilal tidak terlihat maka awal Rabiul Awal 1448 H diundur satu hari alias menyempurnakan jumlah bilangan bulan Shofar 1448 H menjadi 30 hari (istikmal) atau bertepatan dengan tanggal 15 Agustus 2026 M.
Selamat datang bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Mari kita membaca sholawat atas Nabi akhir zaman ini.