Do'a Nikah KH. Maimun Zubair
Peristiwa nikah adalah peristiwa sakral dalam kehidupan seseorang. Tidak jarang dalam perisitiwa nikah tersebut dipersiapkan segala sesuatu yang istimewa dalam melaksanakan peristiwa sakral seumur hidup itu. Salah satu yang dipersiapkan adalah pembaca doa.
Kadang dalam sebuah peristiwa nikah pembaca doa tidak hanya satu akan tetapi tiga, tujuh bahkan sampai sembilan orang. Pembaca doanya pun tidak sembarang orang. Pembaca doa dipilihkan orang-orang khusus dan tertentu. Pemilihan pembaca doa dimaksudkan agar pasangan pengantin tersebut bisa membina rumah tangga yang bahagia, sakinah, mawaddah dan rohmah.
Redaksi doa pembaca doa pun berbeda-beda. Bahkan jika pembaca doa lebih dari satu orang, redaksinya pun berbeda-beda. Sebenarnya doa nikah yang diajarkan Nabi Muhammad SAW sangatlah sederhana yaitu:
بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِيْ خَيْرٍ
Artinya:
“Semoga Allah memberkahimu dalam suka dan duka dan semoga Allah mengumpulkan kalian berdua di dalam kebaikan.”
Para ulama kita ketika mendoakan pasangan pengantin yang baru melaksanakan akad nikah ternyata tidak hanya menggunakan doa yang diajarkan oleh Rasulullah saja, akan tetapi menambahi dengan redaksi doa tersendiri yang isinya adalah permintaan dan harapan terbaik bagi pasangan pengantin. Ada berbagai macam redaksi do'a untuk pasangan pengantin yang baru menikah. Diantara redaksi doa untuk pasangan pengantin yang baru menikah adalah doa yang dilantunkan oleh almarhum -almaghfurlah K. H, Maimun Zubair.
Mungkin ada banyak versi doa nikah untuk pasangan pengantin yang baru menikah yang dilantunkan oleh Mbah Mun. Doa memang tidak dibatasi redaksinya akan tetapi siapapun boleh berdoa sesuai dengan kemampuannya. Salah satu redaksi doa untuk pesangan pengantin dari almarhum-almaghfurlah K. H. Maimun Zubair sebagai berikut:
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ لَِّلِه رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. حَمْدًا يُوَافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ. يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَايَنْبَغِي لِجَلاَلِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلاَةً تَمْلاَءُ خَزَائِنَ اللهِ نُوْرًا وَتَكُوْنُ لَنَا وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ فَرْجًا وَفَرْحًا وَسُرُوْرًا وَعَلَى َآلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا اَللَّهُمَّ اجْعَلْ هَذَا الْعَقْدَ عَقْدًا مُبَارَكًا عَقْدًا لَيْسَتْ عَاقِبَتُهَ فِرَاقًا وَلَا خُصُوْمًا عَقْدًا مُبَارَكَةً لَهُمَا وَعَلَيْهِمَا فِي أُوْلَاهُمَا وَأُخْرَاهُمَا حَتَّى يَلْقَاكَ وَأَنْتَ رَاضٍ عَنْهُمَا يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ. اَللَّهُمَّ وَسِّعْ لَهُمَا الْأَرْزَاقَ وَحَسِّنْ لَهُمَا الْأَخْلَاقَ وَأَعِذْهُمَا مِنَ الشِّرْكِ وَالشَّكِّ وَالنِّفَاقِ وَسُوْءِ الْأَخْلاَقِ اَللَّهُمَّ اجْعَلْ بَيْنَهُمَا يَااِلَهَنَا الوِفَاقَ مَالَانِهَايَةَ وَلَا غَايَةَ وَجَنِّبْهُمَا عَنِ التَّخَاصُمِ وَاْلفِرَاقِ بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ اَللَّهُمَّ اجْعَلْ هَذَا النِّكَاحَ أَبَدِيًّا سَرْمَدِيًّا حَتَّى يَلْقَاكَ وَأَنْتَ رَاضٍ عَنْهُمَا يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ. اَللَّهُمَّ اجْعَلْ مَعَاشَهُمَا مَعَاشًا طَيِّبًا وَحَيَاةً طَيِّبَةً رَاضِيَةً مَرْضِيَةً وَارْزُقْ لَهُمَا ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً تَكُوْنُ مَعْقِبَةً عَاقِبَةً حَسَنَةً تَكُوْنُ سَبَبًا لِقُرَّةِ أَعْيُنِهِمَا إِنَّكَ عَلَى تَشَاءُ قَدِيْرٌ وَبِالْإِجَابَةِ جَدِيْرٌ. رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى الْأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِناَ وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.
Artinya:
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam. Pujian yang sebanding dengan nikmat-nikmat-Nya dan mencukupi tambahan karunia-Nya.
Wahai Tuhan kami, bagi-Mu segala puji sebagaimana layaknya bagi keagungan wajah-Mu dan kebesaran kekuasaan-Mu.
Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad dengan shalawat yang memenuhi perbendaharaan Allah dengan cahaya, dan menjadi kelapangan, kegembiraan, serta kebahagiaan bagi kami dan bagi orang-orang mukmin. Semoga keselamatan yang banyak tercurah pula kepada keluarga dan para sahabat beliau.
Ya Allah, jadikanlah akad ini sebagai akad yang penuh berkah, akad yang akibatnya bukan perpisahan dan bukan pula pertengkaran. Jadikanlah akad ini membawa keberkahan bagi keduanya dan atas keduanya, baik di awal maupun di akhir kehidupan mereka, hingga keduanya berjumpa dengan-Mu sementara Engkau ridha kepada mereka, wahai Tuhan sekalian alam.
Ya Allah, lapangkanlah rezeki mereka berdua, baikkanlah akhlak mereka berdua, dan lindungilah mereka dari kemusyrikan, keraguan, kemunafikan, dan keburukan akhlak.
Ya Allah, jadikanlah di antara mereka berdua, wahai Tuhan kami, keselarasan yang tiada akhir dan tiada batas. Jauhkanlah mereka berdua dari pertengkaran dan perpisahan, dengan rahmat-Mu, wahai Tuhan Yang Maha Penyayang di antara para penyayang.
Ya Allah, jadikanlah pernikahan ini langgeng dan abadi hingga keduanya bertemu dengan-Mu dalam keadaan Engkau ridha kepada mereka, wahai Tuhan sekalian alam.
Ya Allah, jadikanlah penghidupan mereka berdua penghidupan yang baik, kehidupan yang tenteram, diridhai dan menyenangkan. Karuniakanlah kepada mereka berdua keturunan yang baik, yang menjadi penerus dengan akhir yang baik, yang menyebabkan menjadi buah hati bagi keduanya. Sesungguhnya Engkau Maha kuasa atas segala sesuatu yang Engkau kehendaki dan Dialah yang paling pantas mengabulkan do’a.
Wahai Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta peliharalah kami dari siksa api neraka.
Semoga Allah melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan dan pemimpin kami Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga dan para sahabatnya.
Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam
Demikian redaksi doa nikah untuk pasangan pengantin dari almarhum-almaghfurlah K. H. Maimun Zubair. Sekali lagi bahwa doa itu boleh dengan lafadz apapun. Yang terpenting doa tersebut berisi permintaan dan harapan terbaik bagi pasangan pengantin.