Syarat Damai
Tawaran damai yang diajukan oleh Amerika kemungkinan besar tidak bisa dipenuhi oleh pihak Amerika-Israil sendiri. Mengapa demikian? Syarat yang diajukan oleh pihak Iran sangatlah berat dipenuhi oleh Amerika-Israil. Walaupun belum ada rilis resmi dari pihak Iran terkait persyaratan damai akan tetapi di beberapa akun media sosial yang terafiliasi dengan Iran sudah mengkonfirmasi syarat yang harus dipenuhi oleh Amerika-Israil jika meminta perdamaian.
Kabar terakhir, pihak Israil meminta perdamaian dan ingin mengakhiri perang ini. Akan tetapi negara Zionis ini belum secara resmi melontarkan ajakan damai ke Iran. Seperti biasa Israil meminta Amerika untuk mengajukan perdamaian dengan Iran. Presiden Donald Trump mengatakan bahwa urusan perdamaian akan dibicarakan antara Israil dan Amerika. Sementara Iran tetap kukuh melanjutkan perang ini. Pemimpin baru Iran, Mujtaba Khamenei mengatakan bahwa serangan akan terus dilakukan sampai perdana menteri Israil tewas. Iran akan terus menyerang Israil dengan rudal yang lebih besar. Dalam serangan terbaru ke Israil, Iran mengatakan bahwa eks menteri pertahanan Ben Gvir tewas kena rudal Iran. Begitu juga saudara Benyamin Netanyahu juga tewas kena rudal Iran. Saat ini Israil menerapkan aturan ketat terkait pengambilan foto dan video akibat serangan Iran. Siapapun yang mengambil foto atau video akibat serangan Iran akan dipenjara selama 5 tahun. Israil juga mengambil semua CCTV di jalan-jalan Israil untuk menutupi akibat serangan Iran.
Kembali ke syarat perdamaian Iran yang viral di media sosial. Syarat perdamaian yang diajukan Iran adalah sebagai berikut:
Pencabutan semua sanksi dan pelepasan aset Iran yang dibekukan.
Pengakuan hak Iran untuk memperkaya uranium di wilayahnya sendiri.
Ganti rugi atas kerusakan yang disebabkan oleh perang yang dipaksakan.
Ekstradisi pelaku kejahatan Iran di luar negeri dan penghentian kampanye yang menentang Iran
Tidak ada serangan terhadap Hizbullah di Lebanon dan Ansharallah di Yaman
Pembongkaran pangkalan militer AS-Israil di wilayah Teluk.
Enam poin syarat damai atau lebih tepatnya gencatan senjata yang diajukan Iran sangat mungkin ditolak oleh Amerika-Israil. Memang secara resmi belum ada satu negara pun yang memediasi ajakan damai dari Amerika-Israil kepada Iran. Kemungkinan besar ada harapan untuk gencatan senjata. Ada secercah harapan untuk menuju perdamaian jika Amerika-Israil menyetujui syarat damai Iran ini. Kita tunggu apakah pihak Amerika-Israil yang mengajukan ajakan damai ini akan menyetujui syarat damai Iran tersebut.
Melihat serangan Iran yang semakin massif dan tidak berkurang sedikitpun dan kehancuran Israil di banyak wilayah bisa jadi syarat damai Iran tersebut akan disetujui Amerika-Israil akan tetapi mungkin ada revisi beberapa poin. Amerika sudah kehabisan stok amunisi. Stok amunisi didatangkan dari Korea Selatan, Jepang, Ukraina dan dari dalam negeri sendiri. Beberapa negara bagian AS sekarang tidak punya perisai langit karena diboyong ke Israil untuk melindungi Israil dari serangan Iran.
Israil sendiri menghadapi dua front serangan yaitu dari Iran dan Hisbullah Libanon. Hisbullah menyerang Israil dari darat dan mengakibatkan banyak lokasi strategis militer Israil hancur. Sementara Iran menyerang Israil dari udara yang tidak bisa ditangkal oleh perisai langit apapun. Kondisi inilah yang menyebabkan Israil mengajukan perdamaian kepada Iran.
Pengerahan pasukan darat oleh Amerika tidak jadi dilakukan karena resikonya sangat besar. Sementara itu negara-negara teluk tidak mau terlibat dalam perang kali ini. Negara Teluk juga menarik investasinya di Amerika. Penarikan dana besar-besaran oleh negara Teluk di Amerika mengakibatkan ekonomi Amerika terguncang.
Uni Eropa yang selama ini menjadi sekutu kuat Amerika tidak mau terlibat dalam perang kali ini. Hanya Prancis yang mau membantu Amerika dengan mengirimkan kapal induknya ke Timur Tengah dengan dalih menjaga aset mereka di Timur Tengah. Sementara Inggris tidak jadi mengirimkan kapal induknya ke Timur Tengah setelah Trump mengecek negara tersebut. Italia, Swedia, Spanyol, Skotlandia dan Denmark mengecam serangan Amerika-Israil ke Iran dan menuntut untuk dihentikan.
Perpecahan Amerika dan sekutunya ini menambah panjang penderitaan Amerika dalam perang kali ini. Bagaimanapun Amerika belum memenangkan perang ini dan jauh dari kata menang. Sementara kerusakan dan kerugian sangat besar diderita oleh Amerika. Amerika kehilangan semua pangkalan militernya di Timur Tengah. Biaya perang sangat tinggi dan perang jauh dari kata damai. Jika perang diteruskan maka ekonomi Amerika hancur. Maka bagaimanapun Amerika berusaha agar perang ini segera usai. Tentunya perdamaian itu tidak merugikan Amerika-Israil.
Bagaimana dengan Iran? Posisi Iran di atas angin karena Iran memiliki cukup amunisi untuk melanjutkan perang. Iran lebih siap untuk berperang dalam skala besar dan lama. Embargo selama 40 tahun tidak membuat Iran lemah akan tetapi membuat Iran lebih perkasa. Stok amunisi Iran cukup untuk melakukan perang selama bertahun-tahun.
Semoga perang ini segera selesai karena akibat perang ini akan dirasakan oleh semua negara di dunia.