Rosydul Kiblat Istimewa
Tanggal 27-28 Mei 2026 merupakan hari meluruskan arah kiblat atau yaum rosydul qiblat. Penulisan kiblat yang benar menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah kiblat pakai k bukan qiblat pakai q. Artinya adalah arah menuju Ka'bah. Ka'bah adalah bangunan berbentuk kotak (kubus) yang ada di tengah-tengah Masjidil Haram, Mekah Saudi Arabia sebagai arah sholat bagi umat Islam seluruh dunia.
Setiap orang Islam ketika sholat harus menghadapkan wajahnya ke arah kiblat yaitu Ka'bah. Ada cara yang sangat mudah untuk mencari arah kiblat yaitu dengan menggunakan bayang matahari ketika matahari tepat di atas Ka'bah. Ketika posisi matahari tepat di atas Ka'bah terjadi 2 kali dalam setahun yaitu tanggal 27-28 Mei dan 15-16 Juli. Tanggal ini selalu tepat dan tidak bisa diubah-ubah. Mengapa tidak bisa diubah-ubah? Karena posisi matahari saat itu menuju arah utara kemudian menuju arah selatan. Secara ilmu alam, yang bergerak adalah bumi. Rotasi bumi mengelilingi matahari menghasilkan posisi matahari tepat di atas Ka'bah pada tanggal tersebut.
Ketika posisi matahari tepat berada di atas Ka'bah maka semua bayangan benda pada saat itu di seluruh dunia mengarah ke Ka'bah. Saat itulah waktu yang tepat mengukur atau mencari arah kiblat yang tepat. Ketika posisi matahari tepat berada di atas Ka'bah terjadi pada pukul 12.18 WAS (tanggal 27-28 Mei) dan pukul 12.27 WAS (tanggal 15-16 Juli). Waktu tersebut adalah waktu Arab Saudi. Waktu tersebut jika dijadikan waktu Indonesia Barat tinggal menambahkan 4 jam sehingga menjadi pukul 16.18 WIB. Kalau dijadikan waktu Indonesia Tengah atau WITA tinggal menambahkan 5 jam begitu juga jika dijadikan waktu Indonesia Timur (WIT) tinggal menambahkan 6 jam. Posisi matahari tepat di atas Ka'bah tidak hanya tanggal 27-28 Mei saja akan tetapi 2 hari sebelum dan sesudahnya posisi matahari masih ada di atas Ka'bah. Jadi tanggal 25, 26, 29 dan 30 Mei posisi matahari masih ada di atas Ka'bah.
Hari arah kiblat tahun ini, 2026 sangat istimewa karena bertepatan dengan pelaksanaan wukuf dan hari raya Idul Adha musim haji tahun 1447 H. Saat matahari ada di atas Ka'bah, di Arafah semua jemaah haji melaksanakan wukuf. Wukuf adalah rukun ibadah haji. Tanpa wukuf maka hajinya tidak sah. Haji itu ada di Arofah begitulah hadits Nabi Muhammad SAW menerangkan tentang wukuf.
Fenomena bersamaannya hari arah kiblat dengan pelaksanaan wukuf di Arofah menjadikan hari tersebut istimewa. Akibat posisi matahari tepat di atas Ka'bah maka tidak dipungkiri akan berakibat adanya kenaikan suhu udara di sekitar Mekah. Suhu di padang Arofah otomatis juga naik. Menurut laporan cuaca dari Arab Saudi, suhu udara ketika pelaksanaan wukuf di Arofah tahun 2026 ini mencapai 42-50 derajat Celcius. Tentunya sangat panas sekali. Jemaah harus siap dengan air agar tidak dehidrasi.
Pelaksanaan wukuf di Arofah seharusnya tidak di dalam tenda akan tetapi di tengah lapangan (padang). Padang Arofah diibaratkan sebagai Padang Mahsyar dimana semua manusia dikumpulkan menjadi satu pasca dibangkitkannya dari kubur. Inilah sebenarnya makna wukuf di padang Arofah. Akan tetapi sekarang wukuf di tengah lapangan tanpa pelindung dan berada di bawah terik matahari langsung tidak dianjurkan karena terkait dengan kesehatan jamaah haji. Sejatinya jika mengikuti sunnah Rasul pelaksanaan wukuf dibawah terik matahari adalah amalan yang utama. Pastinya ada hikmah mengapa pelaksanaan wukuf di padang Arofah langsung dibawah terik matahari bukan didalam tenda.
Kembali ke hari arah kiblat. Bagi kaum muslimin yang ada di luar negara Saudi Arabia, jika ingin meluruskan tempat ibadahnya (masjid, musholla) agar mempergunakan tanggal 27-28 Mei 2026 ini untuk meluruskan arah kiblatnya. Jam adalah 16.18 WIB (untuk Waktu Indonesia Barat). Untuk jam tidak harus pukul 16.18 WIB akan tetapi 15 menit sebelum dan sesudahnya masih dalam kategori posisi matahari ada di atas Ka'bah. Jika ragu terhadap ketentuan pukul berapa posisi matahari ada di atas Ka'bah silahkan dicek melalui aplikasi stellarium, starry night backyard, google earth atau aplikasi lain yang menunjukkan adanya perputaran bumi dan matahari. Teknologi sekarang sudah sangat canggih tidak perlu lagi bertanya kepada orang, cukup bertanya di internet atau teknologi AI langsung mendapatkan jawaban. Bahkan AI akan memberikan petunjuk secara rinci jika diminta untuk memberikan petunjuk.
Silahkan bagi kaum muslimin untuk meluruskan arah kiblat tempat ibadahnya pada 2 waktu tersebut. Selamat kepada seluruh jemaah haji yang melaksanakan wukuf pada tanggal tersebut. Semoga mendapatkan predikat haji mabrur.