Pengukuhan APRI Pati
Acara pengukuhan dan pelantikan pengurus cabang APRI (Asosiasi Penghulu Republik Indonesia) Kabupaten Pati ini dilaksanakan pada tanggal 10 Desember 2025, bertepatan dengan hari Hak Asasi Manusia (HAM) sedunia. Sebenarnya pemilihan ketua cabang APRI Kabupaten Pati sudah terlaksana lama sekali hampir setengah tahun. Entah karena apa pengukuhan dan pelantikan baru dilaksanakan pada bulan Desember 2025. Pelantikan dan pengukuhan cabang APRI Pati ini merupakan pelantikan dan pengukuhan yang ke-33 dari 34 Cabang APRI se-provinsi Jawa Tengah. Artinya pengukuhan dan pelantikan kali ini adalah pengukuhan dan pelantikan yang ke-2 dari belakang. Ada satu cabang APRI yang belum dilantik sampai saat ini yaitu APRI Cabang Surakarta alias Solo.
Ketua terpilih, Abdul Mukid memang sangat sibuk sekali sehingga tidak bisa menjadwalkan proses pelantikan dan pengukuhan pengurus baru sesegera mungkin. Kesibukan ketua terpilih karena selain menjabat sebagai kepala KUA Kayen, juga menjabat sebagai PLT kepala KUA Pati. Kedua KUA tersebut jumlah peristiwa nikahnya terbesar di Kabupaten Pati. Kedua KUA tersebut termasuk kategori KUA tipologi B dimana jumlah peristiwa nikah-rujuk dalam setahun lebih dari 600 peristiwa nikah rujuk. Apalagi kedua KUA tersebut juga tidak mempunyai penghulu sehingga semua layanan peristiwa nikah-rujuk harus dilakukan oleh kepala KUA. Jangan membayangkan bagaimana polah tingkah Abdul Mukid dalam melayani peristiwa nikah rujuk di kedua KUA tersebut. Ditambah lagi jarak kedua KUA tersebut juga lumayan jauh sekitar 30 Km. Desakan anggota APRI Cabang Pati agar pelaksanaan pelantikan dan pengukuhan segera dilaksanakan akhirnya terwujud pada tanggal 10 Desember 2025 kemarin.
Acaranya sendiri dilaksanakan di aula PLHUT (Pusat Layanan Haji dan Umroh Terpadu) yang menurut wamenhaj gedung tersebut harus dimiliki oleh Kementerian baru yaitu Kementerian Haji. Undangan acara pelantikan dan pengukuhan disebar kepada seluruh anggota APRI cabang Pati. Anggota APRI Cabang Pati ada yang status PNS, CPNS dan PPPK. Secara regulasi penghulu adalah PNS yang diberi tugas sebagai pegawai pencatat nikah. Maka dari itu jika ada penghulu yang statusnya belum PNS maka belum boleh melakukan layanan pencatatan nikah-rujuk kecuali PPPK yang aturannya unik dan menyalahi aturan yang ada. Status PPPK ini sebenarnya untuk mengatasi masalah kekurangan tenaga pegawai dan jika masalah tersebut teratasi maka status PPPK akan diputus kontraknya. PPPK semacam tenaga outsourcing (kontrak) di perusahaan swasta. Jika negara sudah tidak membutuhkan maka kontraknya diputus.
Kembali ke undangan pelantikan dan pengukuhan APRI Cabang Pati. Undangan pelantikan dimulai pukul 13.00 WIB. Untuk pengurus agar memakai drescode batik APRI dan jasket APRI warna biru itu. Sementara penghulu yang bukan pengurus memakai batik APRI. Adapun CPNS penghulu memakai seragam hari itu dan PPPK menyesuaikan. Anggota APRI semuanya adalah laki-laki karena tidak ada penghulu yang berjenis kelamin perempuan. Bagi calon pengurus terlantik agar datang setengah jam sebelum acara dimulai untuk diadakan gladi bersih. Saya pun datang pukul 12.00 WIB karena jarak kantor dengan Kementerian Agama Kabupaten Pati sekitar satu jam perjalanan. Setelah menunggu setengah jam ternyata belum ada tanda-tanda gladi bersih dilaksanakan bahkan ketua terpilih pun belum nampak batang hidungnya, mungkin masih sibuk dengan layanan nikah rujuk. Baru bulan kemarin, ketua terpilih dimutasi ke KUA Pati yang jaraknya sangat dekat dengan lokasi acara pelantikan. Sampai pukul 13.00 WIB belum ada tanda-tanda gladi bersih dimulai. Kemudian MC yang bertugas saat itu mengajak pengurus yang sudah hadir untuk mengadakan gladi bersih. Gladi bersih dilakukan agar acara berjalan dengan lancar dan khidmat. Petugas acara saat itu sudah mulai menata audio maupun keperluan acara. Semua petugas saat itu adalah calon penghulu. Calon penghulu ini masih sangat muda sekali. Rata-rata mereka kelahiran tahun 90-an bahkan ada yang lahir tahun 2000-an. MC dan dirigen adalah pegawai Kemenag yang berjenis kelamin perempuan. Ada 3 perempuan dalam acara tersebut yaitu MC, dirigen dan petugas konsumsi. Semuanya adalah pegawai Kemenang Kabupaten Pati.
Setelah gladi bersih selesai dan dianggap cukup sambil menunggu kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati hadir maka peserta saling berbagi cerita ketika di kantor. Kepala KUA bercerita sesama kepala KUA. Calon penghulu bercerita sesama calon penghulu. Kemudian saya bertanya kepada salah satu kawan apakah pengurus wilayah sudah hadir? Pengurus wilayah harus hadir dalam rangka menghadiri dan melantik pengurus cabang karena sudah diamanatkan dalam aturan. Ternyata pengurus wilayah sudah hadir dan bertemu dengan kepala seksi bimas Islam. Kemudian saya menjemput dan bergabung dengan pengurus wilayah tersebut. Ada 3 pengurus wilayah yang hadir yaitu ketua, sekretaris dan bendahara. Ketiganya saya kenal semua karena memang saya juga pengurus wilayah bidang hukum dan advokasi. Setelah mengobrol di ruang kasi bimas Islam dan menunggu kepala kantor untuk menuju lokasi acara, maka kami bersama menuju lokasi acara. Setelah kepala Kantor menuju ke lokasi, kami bersama mengiringi kepala kantor ke acara tersebut.
Tak lama kemudian acara dimulai. Acara pertama adalah menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjut dengan mars APRI. Pembacaan ayat suci al-Qur'an adalah acara selanjutnya. Setelah pembacaan ayat suci al-Qur'an kemudian dilanjut dengan acara pelantikan dan pengukuhan yang dilakukan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati. Dalam acara pelantikan dan pengukuhan tersebut diserahkan juga pataka bendera APRI dari pengurus wilayah kepada ketua terpilih. Semua pengurus terpilih diminta maju untuk diambil sumpahnya. Setelah acara pelantikan dan pengukuhan selesai maka mulai saat itu pengurus cabang APRI Kabupaten Pati terpilih sudah sah dan menjadi pengurus definitif. Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati dan ketua wilayah APRI Jawa Tengah.
Dalam sambutannya Ketua wilayah APRI Jawa Tengah mengatakan bahwa kami penghulu masih perlu bimbingan dan arahan dari kepala Kantor karena secara kepegawaian kami adalah pegawai Kementerian Agama. Ketua wilayah juga menambahkan bahwa ada yang istimewa di Kabupaten Pati ini. Ada satu KUA yang mewakili provinsi Jawa Tengah dalam ajang anugerah layanan KUA 2025 yaitu KUA Dukuhseti. Sebuah prestasi yang membanggakan bagi kami karena KUA Dukuhseti mewakili ajang anugerah layanan KUA 2025 kategori KUA berbasis digital. Ada 9 KUA yang mewakili Jawa Tengah dalam ajang anugerah layanan KUA 2025 tersebut, salah satunya adalah KUA Dukuhseti.
Kepala Kemenag Kabupaten Pati dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas terpilihnya KUA Dukuhseti dalam ajang anugerah layanan KUA 2025. Kepala Kemenag memberikan arahan agar penghulu bekerja sesuai dengan regulasi yang ada. Jangan sampai penghulu melanggar aturan yang ada. Layani masyarakat dengan baik sehingga masyarakat merasa puas dengan layanan KUA.
Setelah acara sambutan selesai dilanjutkan dengan acara foto bersama seluruh pengurus dan anggota APRI Cabang Pati. Selamat kepada pengurus cabang APRI Kabupaten Pati. Selamat bekerja. Bagi pengurus cabang APRI Kabupaten Pati masa bakti 2025-2029 harus mengadakan musyawarah cabang sebagai tindak lanjut setelah dilantik. Tanpa musyawarah cabang maka organisasi tidak akan berjalan karena dalam muscab inilah akan ditentukan program kerja jangka pendek, menegah maupun panjang. Sekali lagi selamat bekerja pengurus cabang APRI Kabupaten Pati.
Penghulu bersatu,
Masalah berlalu
Bersama APRI terus maju